Langsung ke konten utama

Rendang - The Delicious Food from Indonesia


RENDANG
Hello everybody, I am a new comers in here. And now I would like to introduce myself to you my name is Huwaida Najla Alaudina. I am 16 years old now, and I am a senior high school student grade 11. I live in Indonesia !!!. The beautiful Country with a thousands of island and a thousands of culture.
Okay, here I come with a new article about Rendang. Do you know what is Rendang ?. Okay, Rendang is the kind of Indonesian traditional food. And according to the source that I have ever read.  Rendang (Minang language : Rendang) is one of Minangkabau traditional disheh that use meat and coconut milk as a main ingredient containing spicesare rich. 
And you know, that Rendang also at the 11 rank of the most delicious food in the world. That is according to CNN world. Wow amazing !!!, I am proud to be the Indonesian =D. Okay, I think I talked to much here. Then, here we go to the history of Rendang.
Rendang origin traced from Sumatera, particularly the Minangkabau. For the Minang, Rendang has been there since a long time ago and become a traditional cuisine served in a variety of custom events and everyday dishes. As a cooking tradition, Rendang alleged to have been born since the first custom event held Minang. Then it evolved to the art of cooking the other Malay culture serantau, ranging from Mandailing, Riau, Jambi to the other side of Negeri Sembilan state which occupied many migrants from Minangkabau. That’s why Rendang is widely known both in Sumatera and Malay Peninsula.
Andalas University Historian Prof. Gusti Asnan suspect, Rendang dish that has become widespread since people began to wander Minang and sailed to Malacca to trade at the beginning of the 16th century. “because the trip accros the river and take a long time, Rendang may be the right choice when it as stock”. This is because the dry Rendang is very durable, can be retained for up to many long, so just be when wandering stock or in transit trade.




Anyway, how is it ? Delicious isn't it ? If you wanna try this food, you can come to Indonesia to eat it. The you can feel how delicious and spicy this food. Btw, Thanks for visiting my blog minna-san ! ^.^ See you again in another chance. Anyway, can you just visit my another blog on http://alaudinanajla.blog.com it was my new blog altough there only was one post on there, but please visit it and see you there !!!


Best Regards,

Kunoichi 13 ^.^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Meteorologi dari Berbagai Sudut Pandang

Meteorologi dari Berbagai Sudut Pandang
Meteorologi, kira-kira apa yang tergambar dipikiran anda saat  mendengar kata itu. Mungkin kata itu masih terdengar asing bagi sebagian orang. Bahkan dulu sekali saya pernah ditanya oleh orang, "kamu besok mau masuk jurusan apa di ITB?" lantas aku pun menjawab, "Aku mau masuk jurusan Meteorologi." Sejenak, air muka sang penanya mendadak berubah terkejut. Seolah menayakan, alasan mengapa aku mau masuk prodi yang jarang sekali diminati banyak orang. "Meteorologi? Kenapa nggak masuk ke Geologi atau Geodesi? Jarang sekali loh  aku dengar banyak orang yang ngambil Meteorlogi dipilihan pertama jursannya. Emang di Meteorologi mau belajar apa? Meteor?" Mendengar perkataan itu saya hanya tersenyum dan tertawa kecil. Lantas saya pun menjawab, "Alasan saya kenapa saya milih Meteorologi karena saya bukan orang yang mainstream. Jurusan2 itu sudah terlalu mainstream, terlebih lagi diseluruh universitas di Indonesia kedua prod…

TRAGEDI HARI MINGGU

Tragedi Hari Minggu

Hai kawan-kawa semuanya, ketemu lagi sama gue wanita paling cantik sedunia dan seakhirat. ~cieleh~. Ketika banyak orang sibuk bersenang-senang, pergi jalan-jalan, dan bertamasya di hari Minggu entah bersama pacar, temen, sahabat, pembantu, engkong, pakdhe, budhe atau siapalah, gue justru terbaring lemah di atas kasur guling-guling nggak tentu arah sambil meratapi nasib. Yah, karena apa ? gue yang seharusnya hari ini pergi jalan-jalan dan muter-muter kota Kudus cari bahan buat penelitian bareng sama Nayla temen gue, malah terbaring sakit tak berdaya. Semua ini gara-gara penyakit flu sialan yang selalu datang tanpa permisi sama gue. Asem banget emang, di hari libur gini garus terkena penyakit yang namanya flu. Terlebih lagi, ini adalah kesekian kalinya buat gue kena flu dalam kurun waktu 3 bulan terakhir. Beuh…, gue hanya bisa mengelus dada sambil meratapi nasib. Baru sedetik gue merem, tiba-tiba aja hape gue getar dan sukses mengganggu ritual tidur gue di pagi hari. D…

Sebuah Kehidupan di Kolong Jembatan

Sebuah Kehidupan Di Kolong Jembatan By : Huwaida Najla Alaudina 
Apakah kalian tahu bahwa sesungguhnya dunia ini begitu kejam, dan apakah kalian tahu bahwa disektar kalian masih banyak sesorang yang kelaparan dan sakit-sakitan. Mungkin kalian masih berpikir, bahwa dunia itu kini sudah tidak ada. Dan ya, memang seharusnya dunia yang seperti itu memang tidak ada. Tapi tidak bagi segelintir orang yang hanya memikirkan harta dan kekayaan dan tidak peduli dengan orang-orang disekitar. Kurasa itu sungguh amat sangat kejam. Aku ingin kalian tahu bahwa aku memang hidup di dunia seperti itu. Aku bukanlah seseorang yang beruntung seperti kalian yang hanya bisa mengandalkan uang dari orangtua dan menghambur-hamburkannya. Kalian tahu, betapa mirisnya sebuah kehidupan yang harusku jalani, mungkin kalian akan menganggap bahwa sebuah dunia yang aku tinggali bersama keluargaku merupakan sebuah dunia yang tidak layak. Dan memang kenyataannya seperti itu, aku tinggal di sebuah kolong jembatan yang setiap…