Langsung ke konten utama

PANTUN

Pantun
by : Huwaida Najla A
Pantun Nasihat
Membeli pena di Desa Marimar
Dan andonglah yang diraih
Marilah kalian belajar
Agar prestasi yang diraih
Pantun anak-anak
Berburu Naga di Negeri Magis
Bertemu putri dibawa Si Tohir
Hey adik kecil jangan menangis
Ayo beli balon di negeri sihir
Pantun Agama
Beli kambing di rumah abah
Kambing besarlah yang dibawa
Marilah kita beribadah
Agar kita masuk surga
Pantun Suka Cita
Pergi naik bus ke Cikini
Datanglah harimau belang
Ayo semua kita kesini
Kita akan bersenang-senang
Pantun Bebas
Pergi ke Kudus dengan saya
Bertemu paman  menjadi dalang
Mari jaga budaya Indonesia
Agar tidak dicuri orang

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Behind The Mirror Chapter 11

Di sebuah taman kota, cahaya lampu kini tengah menyaksikan sebuah pertarungan sengit antara keempat insan pemuda dan pemudi. Seorang diantaranya tengah terluka dan nafasnya kini tinggah satu-satu. Gadis itu menghela nafas sesaat sembari memegangi perutnya. “Hash...hosh....tak kusangka kalian sehebat itu.” Kata gadis bernama Tifa itu terengah-engah. Secara bersamaan earphone yang kini tengah terpasang di telinga Tifa dan Ray berbunyi. Dan kini seseorang tengah berbicara dari seberang sana. “Kalian kembalilah ! sekarang !” Perintah sang tuan. “Baik tuan.” Jawab mereka bersamaan. “Tch ! tampaknya aku tidak bisa menghabisi kalian lebih lanjut.” Kata Ray yang tengah menahan rasa sakit yang tengah mendera dirinya. “Hah !, memangnya kau mau kemana, uhuk !” Sahut Zero dengan berjalan gontai. “Selamat tinggal ! Hahaha !” Katanya sebelum akhirnya menghilang dari padang rumput itu. Sama dengan Ray, Tifa yang tengah berhadapan dengan tiga anggo...

Behind The Mirror Chapter 8

aaa Malam telah larut. Walaupun malam telah larut, namun itu tidak pernah menghentikan aktifitas penduduk Dunia Cermin. Karena merasa lelah Aline dan Karin pun memutuskan untuk pulang kerumah. “Astaga ini sudah  jam 11 rupanya. Aduh bagaimana ini, besok bukannya kita harus kembali ke dunia nyata dan besok kan kita harus sekolah jika terlambat bagaimana ?” Tanya Aline. “Aduh Aline kau ini kenapa sih ?, besok itukan hari minggu, lagian dunia ini dan duniamu hanya selisih 4 jam saja kok. Jika kita disini jam 11 di duniamu baru jam 7. Jadi tenang saja oke.” Jelas Karin. “Baiklah kalau begitu, selamat tidur dan selamat malam.” Kata Aline yang langsung ambruk di atas tempat tidurnya. Disini jam terasa sangat cepat sekali berlalu. Baru saja mereka berdua melewati malam-malam mereka yang indah kini sang surya sudah kembali ke atas langit dan tersenyum cerah. Suara jam weker yang begitu keras sukses membangunkan keduanya dari tidur panjangnya. Aline berusaha untuk mengerjap-n...

"Behind The Mirror" Chapter 6

aaa ”Ah akhirnya sampai juga kita disini.” Kata Karin sambil menunjukkan cengiran khasnya. ”Hah !!!..., suara ribut-ribut apa sih diluar !, mengganggu saja !” Teriak seseorang dari dalam rumah dan kemudian membuka pintu untuk melihat-lihat keadaan sekeliling. ”Halo Tuan Karim !!!, lama sekali tak berjumpa !, hahaha !” Teriak Karin. ”Heeeh ?, ternyata kau dan Freya, hm...lalu siapa ini.” Kata seseorang kakek-kakek yang memakai topi ala manusia gunung dan sedang memincingkan ke-2 matanya kearah Aline. ”Astaga !, kau sudah lupa ya !, ini adalah cicit dari Alexander. Keturunan Alexandria. Kau ingat ?” Jawab Karin meyakinkan kakek tua itu. ”Alexander ???, ahh...aku ingat !. Jadi ini adalah cicit Alexander, kalau begitu mari masuk !” Kata Tuan Karim sambil menyunggingkan senyumannya. ”Baik Tuan Karim !!!” ”Heeh..., sudah kubilang jangan panggil aku Tuan, panggil aku kakek saja.” Sahut Kakek tersebut sembari masuk kedalam rumahnya yang kemudian dieekori oleh Aline. ”Sekar...